Manusia dan Sistem Ganda

 
Seorang manusia itu sangatlah rumit. Setiap individu terdiri atas berbagai organ yang ada didalamnya dan anggota di bagian luarnya. Setiap organ dan anggota tubuh mempunyai fungsi yang berbeda - beda, namun bekerja sama supaya manusia itu hidup. Organ di bagian dalam tubuh dapat dilihat melalui alat yang berkembang sesuai dengan teknologi modern. Anggota tubuh dapat dilihat dari luar. Tidak semua fungsi dapat dilihat kasat mata. Perlu peralatan khusus untuk mengamatinya. Kepala ada diatas dan didalamnya ada otak yang berkembang sesuai dengan evolusi manusia selama berabad - abad. 

Dalam ilmu psikologi manusia sebagai sistem organismik. Pada tingkatan yang lebih rendah dari sistem organismik, yaitu sistem sel, sudah seribufaktor yang mempengaruhi fungsiny. Belum lagi adanya kemajuan bioteknologi. Telah ditemukan cetak biru manusia, yaitu Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) dan Ribonucleic Acid (RNA) yang sudah dapat dipetakan untuk masing - masing orang. Dari sehelai rambut atau sepotong kuku kecil saja sudah dapat dipetakan DNA  seseorang. Ditemukannya DNA mempermudah polisi untuk melacak dan menentukan pelaku kejahatan. Dengan ditemukannya cetak biru tersebut, seorang manusia saja sudah terdiri dari beribu bahkan berjuta kombinasi faktor. Makin rumitlah tubuh manusia berikut fungsinya. 

Selain dari sistem sel,manusia juga dapat dilihat dari sistem organ, organisme, keluarga, kelompok, masyarakat, organisasi, maupun global. Pelayanan psikologis dapat diterapkan pada sistem organisme sampai sistem global. Hanya saja para psikolog sendiri sering menekankan bahwa mereka hanya memberikan pelayanan perseorangan saja. Psikolog juga lebih sering meneliti manusia sebagai makhluk individual saja. Dengan kata lain, psikolog hanya memperhatikan manusia sebagai sistem organismik saja. Pelayan psikologis pada individu dan keluarganya disebut pelayanan mikro. 

Bayangkan, satu manusia saja begitu rumitnya. Banyak ilmu pengetahuan dikembangkan untuk menerangkan seseorang manusia. Psikoloi salah satunya. Ilmu pengetahuan tentang perilaku manusia memang relatif masih baru. Para dokter yang tidak puas dengan ilmu pengetahuan tentang tubuh manusia mengembangkan psikologi klinis. Mereka yang tertarik untuk menerangkan perilaku manusia dari tubuhnya mengembangkan psikologi biologis, atau apabila mengembangkan fungsinya disebut psikologis fisiologis. Psikologi umum dikembangkan untuk diperkenalkan pada mahasiswa dan orang awam yang ingin mempelajari perilaku manusia pada umunya. 

Komentar